Tanya Jawab

Isu Hapus Cuti Haid Bagi Perempuan

OmniBus Law

Rancangan Undang-undang OmniBus, sedang diajukan oleh Pemerintah kepada DPR untuk ditelaah, dikoreksi dan disepakati. Di dunia maya terutama sosial medianya, terdapat banyak isu yang tidak sesuai dengan draft rancangan asli tentang undang-undang cipta kerja ini.

Salah satunya adalah Isu tentang penghapusan Cuti Haid bagi Perempuan pekerja. Isu ini pertama kali dihembuskan oleh Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI) Nining Elitos.

Isu tersebut berisi:

Sejumlah ketentuan cuti khusus atau izin yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Di antara perubahan itu adalah menghapus cuti khusus atau izin tak masuk saat haid hari pertama bagi perempuan. Dalam UU Ketenagakerjaan, aturan tersebut tercantum dalam Pasal 93 huruf a.

Selain itu, juga menghapus izin atau cuti khusus untuk keperluan menikah, menikahkan, mengkhitankan, membaptiskan anaknya, istri melahirkan/keguguran kandungan, hingga adanya anggota keluarga dalam satu rumah yang meninggal dunia (huruf b).

Isu ini dimuat di situs web Tempo pada hari sabtu, tanggal 15 februari 2020. Selengkapnya bisa dibaca di link berikut: https://nasional.tempo.co/read/1307814/5-aturan-omnibus-law-cipta-kerja-yang-dianggap-rugikan-pekerja?page_num=2

Klarifikasi Isu

Sementara pada draft Rancangan Undang-undang Cipta Kerja yang diajukan Pemerintah ke DPR, penghapusan cuti haid atau pun penghapusan ijin cuti khusus TIDAK ADA.

Omnibus Law tidak mengubah ketentuan pasal 81 dan 82 UU Nomor 13 tahun 2013 tentang Ketenagakerjaan. Pasal 81 mengatur soal pekerja/buruh perempuan yang bisa memperoleh libur pada saat haid hari pertama.  

Pasal 82 mengatur mekanisme cuti hamil-melahirkan bagi pekerja/buruh perempuan. Di dalamnya juga termasuk cuti untuk istirahat bagi buruh yang mengalami keguguran. 

Klarifikasi sekaligus bantahan terhadap isu penghapusan cuti haid dan cuti khusus ini bisa dibaca di halaman web berikut: https://nasional.kompas.com/read/2020/02/15/09501021/omnibus-law-ruu-cipta-kerja-aturan-soal-cuti-hamil-cuti-haid-dan-kesempatan?page=all

Ajakan

Kepada masyarakat terutama tenaga kerja, alangkah baiknya bila menyempatkan diri untuk membaca RUU Cipta Kerja, yang mana naskahnya sekaligus bisa didapatkan pada halaman Download RUU Cipta Kerja.

Lengkapi pula pengetahuan dengan membaca Naskah Akademik RUU Cipta Kerja agar kita tidak terpeleset kepada info yang tidak jelas. Pemerintah sedang berupaya memberikan jaminan yang lebih baik kepada masyarakat terutama buruh.

You may also like

2 Comments

  1. […] puas dengan klarifikasi-klarifikasi RUU Cipta Kerja yang tertera di laman ini. Klarifikasi bahwa tidak ada penghapusan cuti untuk buruh yang haid? Oh, pasti kalian akan bilang isi sublaman ini silat lidah pemerintah […]

  2. […] puas dengan klarifikasi-klarifikasi RUU Cipta Kerja yang tertera di laman ini. Klarifikasi bahwa tidak ada penghapusan cuti untuk buruh yang haid? Oh, pasti kalian akan bilang isi sublaman ini silat lidah pemerintah […]

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

More in Tanya Jawab